Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Apa itu Ikhtilat Maknanya Secara Bahasa dan Istilah

Apa itu Ikhtilat Maknanya Secara Bahasa dan Istilah

Piool.com - Kata "ikhtilath" adalah suatu istilah yang memiliki beragam interpretasi dan penafsiran di berbagai konteks budaya dan agama. Secara harfiah, "ikhtilath" berasal dari bahasa Arab yang memiliki makna campuran, pertemuan, atau bercampur-aduk antara laki-laki dan perempuan dalam situasi-situasi tertentu.

Dalam konteks Islam, "ikhtilath" sering diinterpretasikan sebagai pencampuran atau interaksi antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram (kerabat yang tidak diizinkan menikah), terutama dalam situasi-situasi di mana privasi dan batasan-batasan syariat Islam dapat terganggu. Konsep ini sering menjadi subjek diskusi dalam konteks aturan pergaulan antara jenis kelamin dalam masyarakat Muslim.


Namun, pemahaman dan penafsiran mengenai "ikhtilath" bisa sangat bervariasi, tergantung pada kerangka waktu, budaya, dan konteks sosial. Beberapa pandangan menganggap setiap bentuk interaksi antara laki-laki dan perempuan di luar pernikahan yang sah sebagai ikhtilath, sementara pandangan lain mempertimbangkan bahwa ada situasi-situasi tertentu di mana interaksi semacam itu dapat terjadi dengan batasan-batasan tertentu yang tidak melanggar prinsip-prinsip agama.

Penting untuk diingat bahwa konsep "ikhtilath" ini menjadi subjek perdebatan dan penafsiran yang berbeda-beda di antara para cendekiawan Islam dan dalam berbagai konteks budaya. Beberapa pandangan menyatakan bahwa prinsip-prinsip "ikhtilath" harus diinterpretasikan secara kontekstual dan seiring dengan nilai-nilai sosial yang diinginkan dalam Islam, sementara pandangan lain menegaskan bahwa batasan-batasan ketat harus diterapkan dalam interaksi antara jenis kelamin.

Dalam masyarakat modern, diskusi tentang "ikhtilath" sering melibatkan pertimbangan tentang kesetaraan gender, hak-hak perempuan, penghargaan terhadap privasi, dan nilai-nilai budaya. Penafsiran dan penerapan konsep "ikhtilath" dalam masyarakat saat ini sering kali menjadi diskusi yang kompleks, mengingat perubahan sosial, budaya, dan pandangan terhadap hubungan antara laki-laki dan perempuan.

Tentu saja, makna dan interpretasi dari "ikhtilath" akan terus berkembang seiring dengan perkembangan nilai-nilai sosial, perubahan budaya, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap ajaran agama. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa penafsiran tentang "ikhtilath" dapat bervariasi dan sangat dipengaruhi oleh konteks dan perbedaan pandangan individu serta komunitas.


LALU - Bagaimana Hukumnya?

Secara umum Ikhtilat adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Pertemuan-pertemuan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram seringkali menimbulkan berbagai macam fitnah. Pertemuan lelaki dan perempuan bukan mahram akan menjadi celah godaan syetan yang akan mengarahkan kepada perselingkuhan dan perzinaan.

Kita bisa melihat bagaimana kondisi sosial masyarakat kita saat ini yang tidak lagi mengindahkan masalah 'ikhtilat' ini, sehingga banyak sekali terjadi kemaksiatan, perselingkuhan perzinahan yang akhirnya menghancurkan kehidupan keluarga.


Apa Arti Ulul Albab Dalam Agama Islam

Apa Arti Ulul Albab Dalam Agama Islam

Aopok.com - Ulul Albab adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang sering disebut dalam Al-Qur'an. Istilah ini secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "orang-orang yang berakal" atau "orang-orang yang berpikiran". Konsep ini memiliki makna yang mendalam dan penting dalam konteks keagamaan dan spiritual dalam Islam.


 

Secara bahasa, istilah "Ulul Albab" berasal dari kata Arab. "Ulul" adalah bentuk jamak yang tidak memiliki mufrad (kata tunggal) yang berarti "orang-orang yang memiliki" atau "orang-orang yang memiliki sifat". Sedangkan "Albab" adalah bentuk jamak dari kata "Lubb" yang merujuk pada inti atau pusat sesuatu, dan secara lebih luas juga bisa mengacu pada hati atau pikiran.

Jadi, secara istilah, "Ulul Albab" dapat diterjemahkan sebagai "orang-orang yang memiliki hati yang mendalam", "orang-orang yang memiliki inti yang bijaksana", atau "orang-orang yang memiliki pikiran yang cerdas". Istilah ini sering digunakan dalam konteks agama dan spiritualitas, merujuk kepada orang-orang yang memiliki pemahaman mendalam tentang ajaran agama, kebijaksanaan, serta kemampuan untuk memahami dan merenungkan makna-makna yang lebih dalam dari tanda-tanda kebesaran Tuhan.

Dalam Al-Qur'an, istilah Ulul Albab muncul beberapa kali dan merujuk pada orang-orang yang dianugerahi kebijaksanaan, ketajaman pikiran, serta pemahaman yang mendalam tentang ajaran agama. Mereka adalah mereka yang mampu memahami pesan-pesan ilahi dengan lebih baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu ayat yang menyebutkan Ulul Albab adalah dalam surah Ali Imran (3:191) yang berbunyi:

"(Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi) dan keajaiban-keajaiban yang terdapat pada keduanya (serta pergantian malam dan siang) dengan datang dan pergi serta bertambah dan berkurang (menjadi tanda-tanda) atau bukti-bukti atas kekuasaan Allah swt. (bagi orang-orang yang berakal- Ulul Albab) artinya yang mempergunakan pikiran mereka."

Ayat ini menekankan bahwa Ulul Albab adalah orang-orang yang mengingat Allah dalam segala situasi, yang selalu memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta ini, dan yang selalu merenungkan makna penciptaan langit dan bumi.

Istilah "Ulul Albab" disebutkan dalam Al-Qur'an di beberapa surah. Berikut adalah daftar ayat-ayat di mana istilah ini muncul:

1.Al-Baqarah Ayat 179
2.Al-Baqarah Ayat 197
3.Al-Baqarah ayat 269
4.Ali Imran ayat 7
5.Ali Imran ayat 190
6.Al Maidah ayat 100
7.Yusu ayat 111
8.Ar-Ra'd ayat 19
9.Ibrahim ayat 52
10.shad ayat 29
11.shad ayat 43
12.Azzumar ayat 9
13.Azzumar 18
14.Azzumar 21
15.Ghoffar ayat 54
16.At-Thalaq ayat 10

Konsep Ulul Albab juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan, pemahaman yang mendalam, serta penggunaan akal sehat dalam memahami agama dan dunia. Ulul Albab tidak hanya mengandalkan kepercayaan buta, tetapi mereka juga mengejar ilmu pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam tentang prinsip-prinsip agama.

Mereka juga dianggap sebagai pemandu dan teladan bagi orang lain dalam memahami ajaran Islam dengan benar. Mereka menggunakan akal dan kebijaksanaan mereka untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

Ulul Albab juga dianggap sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dalam masyarakat. Mereka memiliki kesadaran moral yang tinggi dan berperan dalam menjaga keadilan, kedamaian, dan kebaikan dalam komunitas mereka.

Dalam Islam, menjadi Ulul Albab bukanlah sekadar memiliki kecerdasan intelektual semata, tetapi juga memiliki kebijaksanaan moral, spiritual, dan emosional yang seimbang. Mereka menggunakan akal dan pengetahuan mereka untuk kebaikan bersama, mengedepankan nilai-nilai moral dalam setiap tindakan, dan senantiasa mengingat peran mereka sebagai hamba yang bertanggung jawab di hadapan Allah.

Konsep Ulul Albab memberikan pesan penting bahwa agama dan ilmu pengetahuan tidaklah saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. Kedalaman pengetahuan, pemahaman spiritual, serta kebijaksanaan moral dan sosial adalah aspek penting dari konsep Ulul Albab dalam Islam.


Kumpulan Hadits Tentang Al Masih Ad Dajjal Mesiah Palsu Anti-Kristus

Abdullah Berkata:

Nabi (ﷺ) menyebutkan Masih Ad-Dajjal di depan orang-orang dengan mengatakan, Allah tidak bermata satu sedangkan Masih Ad-Dajjal buta di mata kanan dan matanya terlihat seperti buah anggur yang menonjol. Saat tidur di dekat Ka'bah tadi malam, saya melihat dalam mimpi saya seorang pria dengan warna coklat yang paling baik dilihat di antara warna coklat dan rambutnya panjang sehingga jatuh di antara bahunya.

Rambutnya diikat dan air mengalir dari kepalanya dan dia meletakkan tangannya di pundak dua pria saat mengelilingi Ka'bah. Saya bertanya, ' Siapa ini? Mereka menjawab, ' Ini Isa, putra Maryam.'Di belakangnya saya melihat seorang pria yang memiliki rambut sangat keriting dan mata kanannya buta, mirip dengan Ibnu Qatan (orang kafir). Dia meletakkan tangannya di pundak seseorang saat melakukan Tawaf di sekitar Ka'bah. Saya bertanya, ' Siapa ini? Mereka menjawab, ' Masih, Ad-Dajjal.' "

Sahih al-Bukhari 3439, 3440
Referensi dalam buku: Buku 60, Hadits 110
Referensi web USC-MSA (Bahasa Inggris): Vol. 4, Kitab 55, Hadits 649


Abu Bakra meriwayatkan Nabi berkata, "Teror al masih Addajal tidak akan masuk ke Madinah. Pada hari itu akan ada tujuh pintu gerbang dengan dua malaikat di setiap pintu gerbang."

Indeks: Mishkat al-Masabih 2753
Referensi dalam buku: Buku 10, Hadits 242

 

Diriwayatkan atas otoritas ' Abdulldh b. Umar bahwa suatu hari Rasulullah (SAW) menyebutkan di hadapan orang-orang tentang al-Masih al-Dajjal. Katanya:
Sesungguhnya Allah (maha suci Dia) tidak buta terhadap satu mata pun. Lihatlah, tetapi Masih al-Dajjal buta mata kanannya seolah-olah matanya seperti buah anggur yang bengkak, dan Rasulullah (SAW) berkata: Saya diperlihatkan dalam mimpi di malam hari bahwa di dekat Ka'bah ada seorang pria berkulit putih, baik-baik saja di antara orang-orang berkulit putih yang pernah Anda lihat, rambutnya rontok di pundaknya. Dia adalah seorang pria yang rambutnya tidak terlalu keriting atau terlalu lurus, dan air menetes dari kepalanya. Dia meletakkan talinya di pundak dua orang dan di tengah-tengah mereka membuat lingkaran di sekitar Ka'bah. Saya berkata: Siapa dia? Mereka menjawab: Al-Masih putra Maryam. 

Dan saya melihat di belakangnya seorang pria dengan rambut sangat keriting, mata kanannya buta. Di antara orang-orang yang pernah saya lihat, Ibn Qatan memiliki kemiripan yang paling besar dengannya. Dia sedang membuat lingkaran mengelilingi Ka'bah dengan meletakkan kedua tangannya di pundak dua orang. Saya berkata: Siapa dia? Mereka berkata; Itu adalah al-Masih al-Dajjal. 

Indeks: Sahih Muslim 169b
Referensi dalam buku: Buku 1, Hadits 331


Anas meriwayatkan bahwa :
Nabi (ﷺ) biasa berdoa, dengan mengatakan: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, kelemahan di hari tua, kepengecutan, kekikiran, cobaan Al-Masih (Dajjal), dan hukuman kubur.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَفِتْنَةِ الْمَسِيحِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Indeks: Jami ' at-Tirmidzi 3485
Referensi dalam buku: Buku 48, Hadits 116

 

'Abdullah bin' Umar (Semoga Allah senang dengan mereka) berkata:
Suatu hari Rasulullah (SAW) menyebut Al-Masih Dajjal (Antikristus) di hadapan orang-orang dan berkata, " Sesungguhnya Allah tidak bermata satu tetapi Al-Masih Ad-Dajjal buta di mata kanannya yang terlihat seperti buah anggur yang bengkak."

[Al-Bukhari dan Muslim] 

Indeks: Riyad as-Salihin 1819
Referensi dalam buku: Buku 18, Hadits 12

 

Diriwayatkan oleh Imran bin Husain:
Nabi (ﷺ) berkata: Sebagian dari umat saya akan terus berjuang untuk hak (Kebenaran) dan mengalahkan lawan mereka sampai yang terakhir dari mereka bertarung dengan Masih Addajjal.

Indeks: Sunan Abi Dawud 2484
Referensi dalam buku: Buku 15, Hadits 8


Diriwayatkan bahwa Abu Sa'id berkata:
"Rasulullah (SAW) datang kepada kami ketika kami membahas Dajjal (Kristus Palsu) dan berkata:' Tidakkah aku akan memberitahumu tentang apa yang lebih aku takuti darimu daripada Dajjal?'Kami berkata:' Ya.'Dia berkata:' Syirik tersembunyi, ketika seorang pria berdiri untuk Sholat dan dia membuatnya terlihat bagus karena dia melihat seorang pria menatapnya.’”

Referensi: Sunan Ibnu Majah 4204
Referensi dalam buku: Buku 37, Hadits 105

Abu Hurairah RA melaporkan RasulAllah (ﷺ bersabda:
Dajjal akan datang dari sisi timur dengan maksud menyerang Madinah sampai dia akan tertinggal di belakang Uhud. Kemudian para malaikat akan memalingkan wajahnya ke arah Siria dan di sana dia akan binasa.

Indeks: Sahih Muslim 1380
Referensi dalam buku: Buku 15, Hadits 555

Anas (Semoga Allah berkenan kepadanya) berkata:
Rasulullah (SAW) bersabda, "Dajjal (Antikristus) akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi di Isfahan dan akan mengenakan jubah satin berwarna hijau."

[Muslim].
Riyad as-Salihin 1812

Umm Sharik (Semoga Allah berkenan padanya) melaporkan:
Saya mendengar Nabi (SAW) bersabda, " Orang-orang akan lari dari Dajjal (Antikristus) mencari perlindungan di pegunungan."

[Muslim]. Riyad as-Salihin 1813

Dia melaporkan utusan Allah berkata, "Ada malaikat di jalan pegunungan Madinah, jadi baik wabah maupun dajjal tidak dapat memasukinya.”

Bukhari dan Muslim.

 

Diriwayatkan Abu Sa'id: Suatu hari Rasulullah (SAW) meriwayatkan kepada kita sebuah riwayat panjang tentang Ad-Dajjal dan di antara hal-hal yang diriwayatkan kepada kita, adalah: "Ad-Dajjal akan datang, dan dia akan dilarang masuk ke pegunungan Madinah. Dia akan berkemah di salah satu daerah garam di sekitar Madinah dan akan muncul di hadapannya seorang pria yang akan menjadi yang terbaik atau salah satu yang terbaik dari rakyatnya. Dia akan berkata, ' Saya bersaksi bahwa Anda adalah Ad-Dajjal yang kisahnya telah diceritakan oleh Rasulullah kepada kami.'Ad-Dajjal akan berkata (kepada pendengarnya), 'Lihat, jika saya membunuh orang ini dan kemudian membunuhnya, apakah Anda akan meragukan klaim saya?'Mereka akan menjawab,' Tidak, ' Lalu Ad-Dajjal akan membunuh orang itu dan kemudian membuatnya hidup. Pria itu akan berkata, ' Demi Allah, sekarang aku mengenalimu lebih dari sebelumnya!'Ad-Dajjal kemudian akan mencoba membunuhnya (lagi) tetapi dia tidak akan diberi kekuatan untuk melakukannya." Sahih al-Bukhari 7132


Diriwayatkan ' Abdullah:

Ad-Dajjal disebutkan di hadapan Nabi. Nabi (ﷺ) berkata, "Allah tidak tersembunyi darimu; Dia tidak bermata satu," dan menunjuk dengan tangan ke arah matanya, menambahkan, " Sedangkan Al-Masih Ad-Dajjal buta di mata kanannya dan matanya terlihat seperti buah anggur yang menonjol."

Indeks: Sahih al-Bukhari 7407
Referensi dalam buku: Buku 97, Hadits 36

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah (s. a. w) bersabda::
"Iman adalah Yaman, dan kekafiran berasal dari arah timur. Ketenangan adalah untuk para pemilik domba, dan kejahatan dan Riya ada pada mereka yang bermegah di antara pemilik kuda dan unta. Al-Masih - yaitu Ad-Dajjal-akan datang, dan ketika dia sampai di belakang Uhud, para malaikat akan memalingkan wajahnya ke arah Ash-Sham, dan di sanalah dia akan dihancurkan."(Sahih) 

Indeks: Jami ' at-Tirmidzi 2243
Referensi dalam buku: Buku 33, Hadits 86

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

Nabi (ﷺ) berkata: Tidak ada nabi di antara aku dan dia, yaitu Yesus (ﷺ Dia akan turun (ke bumi). Ketika Anda melihatnya, kenali dia: seorang pria dengan tinggi sedang, kulit putih kemerahan, mengenakan dua pakaian kuning muda, tampak seperti tetesan jatuh dari kepalanya meskipun tidak basah. Dia akan memerangi orang-orang untuk tujuan Islam. Dia akan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapuskan jizyah. Allah akan membinasakan semua agama kecuali Islam. Dia akan menghancurkan Dajjal dan akan hidup di bumi selama empat puluh tahun dan kemudian dia akan mati. Orang-orang Muslim akan menshalatkannya.

Indeks: Sunan Abi Dawud 4324
Referensi dalam buku: Buku 39, Hadits 34

Ibn ' Umar RA berkata: Kami berbicara tentang Haji Wada' tanpa mengetahui apa itu ketika Rasulullah (saw) juga hadir. Beliau (ﷺ) berdiri dan melafalkan Puji-pujian dan Kemuliaan Allah. Beliau kemudian memberikan penjelasan rinci tentang Ad-Dajjal dan berkata, ' Setiap Nabi yang diutus oleh Allah telah memperingatkan kaumnya terhadap kenakalannya. Nuh (ﷺ) )memperingatkan bangsanya dan begitu pula semua Nabi setelahnya. Jika dia (Ad-Dajjal) muncul di antara kamu, kondisinya tidak akan tersembunyi darimu. Tuhan Anda tidak bermata satu, tetapi Ad-Dajjal bermata satu. Mata kanannya menonjol seperti buah anggur yang bengkak. Dengar, Allah telah menjadikan darahmu, dan hartamu tidak dapat diganggu gugat sejak harimu ini (yaitu, Hari Kurban), di kotamu ini (yaitu, Makkah), di bulanmu ini (yaitu, Dzulhijjah). Dengar, sudahkah saya menyampaikan Pesan Allah kepada kalian?"Orang-orang menjawab setuju. Di sana beliau bersabda, "Ya Allah, saksikanlah."Dan dia mengulanginya tiga kali. Dia (ﷺ) menyimpulkan: "Jangan kembali setelah aku, sebagai orang kafir yang saling membunuh".
Indeks: Riyad as-Salihin 205

Dari Abu Hurairah berkata Rasulullah (SAW) bersabda:
Hari kiamat tidak akan datang sampai orang-orang Romawi mendarat di al-A'maq atau di Dabiq. Pasukan yang terdiri dari (prajurit) terbaik dari penduduk bumi pada waktu itu akan datang dari Madinah (untuk melawan mereka). Ketika mereka akan mengatur diri mereka sendiri dalam barisan, orang-orang Romawi akan berkata: 

Jangan berdiri di antara kita dan orang-orang (Muslim) yang mengambil tawanan dari antara kita. Marilah kita berperang dengan mereka; dan orang-orang Muslim akan berkata: Tidak, demi Allah, kami tidak akan pernah menyingkir dari Anda dan dari saudara-saudara kami agar Anda dapat melawan mereka. Mereka kemudian akan berperang dan sepertiga (bagian) tentara akan melarikan diri, yang Allah tidak akan pernah mengampuni. Sepertiga (bagian dari tentara) yang akan terdiri dari para syuhada yang sangat baik di mata Allah, akan dibunuh dan yang ketiga yang tidak akan pernah diadili akan menang dan mereka akan menjadi penakluk Konstantinopel. 

Dan karena mereka akan sibuk membagikan rampasan perang (di antara mereka sendiri) setelah menggantungkan pedang mereka di pohon zaitun, Setan akan berteriak: Dajjal telah menggantikan Anda di antara keluarga Anda. Mereka kemudian akan keluar, tetapi itu tidak akan berhasil. Dan ketika mereka akan datang ke Siria, dia akan keluar sementara mereka masih mempersiapkan diri untuk pertempuran menyusun barisan. 

Sesungguhnya waktu salat telah tiba dan kemudian Isa putra Maryam akan turun dan akan memimpin mereka. Ketika musuh Allah melihatnya, itu akan (menghilang) seperti garam larut dengan sendirinya dalam air dan jika dia (Yesus) tidak menghadapi mereka sama sekali, itu pun akan hilang sama sekali, tetapi Allah akan membunuh mereka dengan tangan-Nya.dan dia akan menunjukkan darah mereka pada tombaknya (tombak Yesus Kristus). Sahih Muslim 2897


Dari Abu Sa'id al-Khudri Rasulullah (ﷺ bersabda:
Dajjal akan keluar dan seseorang dari antara orang-orang beriman akan pergi ke arahnya dan orang-orang bersenjata Dajjal akan menemuinya dan mereka akan berkata kepadanya: Kemana kamu ingin pergi? Dia akan berkata: Saya berniat untuk pergi kepada orang yang akan datang ini. Mereka akan berkata kepadanya: Tidakkah kamu percaya kepada Tuhan kita? Dia akan berkata: Tidak ada yang tersembunyi tentang Tuhan kita. Mereka akan berkata: Bunuh dia. Kemudian beberapa di antara mereka akan berkata: Bukankah tuanmu (Dajjal) melarangmu membunuh siapa pun tanpa persetujuannya? Maka mereka akan membawanya ke Dajjal dan ketika orang yang beriman melihatnya, dia akan berkata: Hai manusia. dia adalah Dajjal sebagaimana yang telah diberitahukan oleh Rasul Allah (AS).

Dajjal kemudian akan memerintahkan untuk mematahkan kepalanya dan mengucapkan (kata-kata ini) : Pegang dia dan patahkan kepalanya. Dia akan dipukul bahkan di punggung dan perutnya. Kemudian Dajjal akan bertanya kepadanya: Tidakkah kamu percaya padaku? Dia akan berkata: Kamu masih palsu. Dia kemudian akan memerintahkannya untuk dirobek-robek (berkeping-keping) dengan gergaji dari belahan rambutnya hingga ke kakinya. Setelah itu Dajjal akan berjalan di antara kedua bidak tersebut. Dia kemudian akan berkata kepadanya: Berdiri, dan dia akan berdiri tegak. Dia kemudian akan berkata kepadanya: Tidakkah kamu percaya padaku? Dan orang itu akan berkata: Itu hanya menambah wawasan saya tentang Anda (bahwa Anda benar-benar Dajjal). Dia kemudian akan berkata: Hai orang-orang, dia tidak akan berperilaku dengan siapa pun di antara orang-orang (dengan cara seperti itu) setelah aku. Dajjal akan mencoba menangkapnya sehingga dia harus membunuhnya (lagi). Ruang antara leher dan tulang kerahnya akan berubah menjadi tembaga dan dia tidak akan menemukan cara untuk membunuhnya. Maka dia akan memegangnya dengan tangan dan kakinya dan melemparkannya (ke udara) dan orang-orang akan mengira seolah-olah dia telah dilemparkan ke dalam Api Neraka sedangkan dia akan dilemparkan ke dalam Surga. Kemudian Rasulullah (SAW) berkata: Dia akan menjadi yang paling terkemuka di antara orang-orang dalam kesyahidan di mata Tuhan semesta alam.

Indeks: Sahih Muslim 2938c
Referensi dalam buku: Buku 54, Hadits 138


Diriwayatkan bahwa Sharik bin Shihab berkata:
"Dulu saya berharap bisa bertemu dengan seorang pria di antara para Sahabat Nabi [SAW] dan bertanya kepadanya tentang Khawarij. Kemudian saya bertemu Abu Barzah pada hari ' ID, dengan sejumlah sahabatnya. Aku berkata kepadanya: 'Apakah kamu mendengar Rasulullah [SAW] menyebutkan Khawarij?'Dia berkata:' Ya. Aku mendengar Rasulullah [SAW] dengan telingaku sendiri, dan melihatnya dengan mataku sendiri. 

Sebagian harta dibawa kepada Rasulullah [SAW] dan dia membagikannya kepada orang-orang di sebelah kanan dan kirinya, tetapi dia tidak memberikan apa-apa kepada orang-orang yang ada di belakangnya. Kemudian seorang laki-laki berdiri di belakangnya dan berkata: "Wahai Muhammad! Anda tidak hanya berada di divisi Anda!"Dia adalah seorang pria dengan rambut hitam acak-acakan (dicukur), mengenakan dua pakaian putih. Maka Rasulullah menjadi sangat marah dan berkata: "Demi Allah! Anda tidak akan menemukan seorang pria setelah saya yang lebih adil dari saya."

Kemudian dia berkata :" Suatu umat akan datang pada akhir zaman; seolah-olah dia adalah salah satu dari mereka, membaca Al-Qur'an tanpa melewati tenggorokan mereka. Mereka akan keluar dari Islam seperti anak panah menembus sasaran. Tanda Tanda Mereka rambutnya dicukur (Botak). Mereka tidak akan berhenti muncul sampai yang terakhir datang bersama Al-Masih Ad-Dajjal. Jadi ketika Anda bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka, mereka adalah makhluk ciptaan yang paling buruk."

Grade: Hasan (Darussalam)       
Indeks: Sunan an-Nasa'i 4103
Referensi dalam buku: Buku 37, Hadits 138



Hadits Tentang Imam Mahdi: Sang Pembebas yang Dijanjikan

Diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah:

Nabi (SAW) bersabda: Agama akan terus ditegakkan sampai ada dua belas khalifah di atasmu, dan seluruh umat akan menyetujuinya masing-masing. Saya kemudian mendengar dari Nabi (SAW) beberapa ucapan yang tidak dapat saya pahami. Saya bertanya kepada ayah saya: Apa yang beliau katakan: ayahku berkata: mereka semua adalah Quraisy.

Sunan Abi Dawud 4279

 

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud:

Nabi (ﷺ) berkata: Jika hanya satu hari di dunia ini yang tersisa. Allah akan memperpanjang hari itu (menurut versi Za'idah), sampai Dia membangkitkan di dalamnya seorang laki-laki milikku atau keluargaku yang nama ayahnya sama dengan nama ayahku, yang akan memenuhi bumi dengan kesetaraan dan keadilan yang sebelumnya telah dipenuhi dengan penindasan dan tirani (menurut versi Fitri). Versi Sufyan mengatakan: Dunia tidak akan berlalu sebelum orang Arab diperintah oleh seorang pria dari keluarga saya yang namanya akan sama dengan saya.

Abu Dawud berkata: Versi 'Umar dan Abu Bakar sama dengan versi Sufyan. 

Sunan Abu Dawud 4282


Diriwayatkan oleh Ali bin AbuTalib:

Nabi (ﷺ) bersabda: Jika hanya tinggal satu hari di dunia ini, Allah akan membangkitkan seorang pria dari keluarga saya yang akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dimana sebelumnya telah dipenuhi dengan penindasan. sunan Abu dawud 4283

 

Diriwayatkan Ummu Salamah, Ummul Mu'minin:

Nabi (SAW) bersabda: Mahdi adalah dari keluargaku, dari keturunan Fatimah. Abdullah ibn Ja'far berkata: Saya mendengar AbulMalih memuji Ali ibn Nufayl dan menggambarkan kualitas dirinya.sunan abu dawud 4284

 

Diriwayatkan oleh Abusa'id al-Khudri:

Nabi (SAW) bersabda: Mahdi dari keluargaku, memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Dia akan memenuhi bumi dengan kesetaraan dan keadilan dimana sebelumnya dipenuhi dengan penindasan dan tirani, dan dia akan memerintah selama tujuh tahun.  Sunan Abu dawud 4285

Diriwayatkan dari ' Ali bahwa Rasulullah (saw) bersabda::
"Mahdi adalah salah satu dari kami, ahlul bait. Allah akan meng-islahnya dalam satu malam." (Sunan Ibnu Majah 4085)


Mengenal Lebih Dalam Zionisme - Apa dan Bagaimana Mereka Bertindak

Mengenal Lebih Dalam Zionisme - Apa dan Bagaimana Mereka Bertindak



Apa itu Zionisme?

Definisi Zionisme telah berkembang dari waktu ke waktu: Ada Zionisme pra-1948 dan Zionisme pasca-1948 (jangan dikelirukan dengan pasca-Zionisme, idenya lain sama sekali).

Zionisme pasca-1948-bisa dibilang apa yang kebanyakan orang anggap sebagai definisi Zionisme saat ini - dapat didefinisikan secara sederhana sebagai keyakinan bahwa Negara Israel memiliki hak untuk hidup, bahwa orang Yahudi memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri. (Definisi ini masih diperdebatkan.)

Zionisme pra-1948 sedikit lebih kompleks. Singkatnya, itu adalah gerakan umum untuk mendirikan negara Yahudi. Oleh karena itu, negara Israel modern merupakan puncak dari Zionisme, upaya Yahudi untuk mendirikan negara otonom dan mengakhiri diaspora orang-orang Yahudi.

Zionisme Politik adalah produk dari banyak kejadian kelam: penganiayaan terhadap orang Yahudi di Eropa; kebangkitan nasionalisme di seluruh dunia; visi idealis untuk membangun masyarakat jenis baru; dan kesimpulan bahwa orang Yahudi hanya akan aman jika mereka mengendalikan nasib mereka sendiri, untuk beberapa hal.

Avi Shlaim, PhD, Profesor Hubungan Internasional di St. Antony's College di Universitas Oxford, dalam bukunya tahun 2001 Iron Wall, menulis:

    "Gerakan Zionis, yang muncul di Eropa dalam dua dekade terakhir abad kesembilan belas, bertujuan untuk kebangkitan nasional orang-orang Yahudi di rumah leluhurnya setelah hampir dua ribu tahun diasingkan. Istilah 'Zionisme' diciptakan pada tahun 1885 oleh penulis Yahudi Wina Nathan Birnbaum, Sion menjadi salah satu nama alkitabiah untuk Yerusalem. Zionisme pada dasarnya merupakan jawaban atas masalah Yahudi yang berasal dari dua fakta dasar: orang-orang Yahudi tersebar di berbagai negara di seluruh dunia, dan di setiap negara mereka merupakan minoritas. Solusi Zionis adalah mengakhiri keberadaan dan ketergantungan yang tidak wajar ini pada orang lain, untuk kembali ke Sion, dan untuk mencapai status mayoritas di sana dan, pada akhirnya, kemerdekaan politik dan kenegaraan.”

Encyclopedia of the Orient, sebuah publikasi online yang berbasis di Skandinavia, memposting sebuah artikel di situs webnya (diakses pada 25 Mei 2007) berjudul "Zionisme", yang menyatakan:

    "SEJARAH

    abad ke-18: Filsuf Yahudi Jerman Moses Mendelssohn memprakarsai sekularisme Yahudi, yang berfokus pada identitas nasional Yahudi.

    1862: Orang Yahudi Jerman Moses Hess menerbitkan buku Roma dan Yerusalem di mana dia menyerukan kembalinya orang Yahudi ke Palestina. Dia juga mengatakan bahwa orang Yahudi tidak akan pernah berhasil dengan berasimilasi ke dalam masyarakat Eropa.

    1881: Pogrom Rusia mengakibatkan emigrasi besar-besaran ke AS. Beberapa orang Yahudi bahkan beremigrasi ke Palestina, karena mereka dimotivasi oleh gagasan religius Palestina sebagai tanah air Yahudi. 1893: Nathan Birnbaum memperkenalkan istilah ' Zionisme.’

    1896: Orang Yahudi Austria Theodor Herzl menerbitkan buku The Jewish State, di mana dia menyatakan bahwa obat untuk anti-semitisme adalah pembentukan negara Yahudi. Seperti yang dia lihat, tempat terbaik untuk mendirikan negara ini adalah di Palestina, tetapi geografi ini bukanlah prasyarat.

    1897: Kongres Zionis ke-1 diadakan di Basel, Swiss. Sekitar 200 delegasi berpartisipasi. Program Basel dirumuskan, menyerukan pembentukan tanah air Yahudi di Palestina, di mana orang Yahudi dapat hidup dengan aman di bawah hukum publik. Organisasi Zionis Dunia juga didirikan, dan berkantor pusat di Wina, Austria.

    1903: Inggris menawarkan wilayah seluas 15.500 km2 di Uganda di Afrika, sebuah wilayah tanah perawan bagi orang-orang Yahudi di dunia, di mana sebuah tanah air Yahudi dapat didirikan.

    1905: Kongres Zionis ke-7 menolak proposal Uganda dari Inggris. Israel Zangwill membentuk organisasi Teritorial Yahudi, yang berusaha menemukan wilayah untuk sebuah negara Yahudi, di mana pun tempatnya. Organisasinya hanya mendapat sedikit pendukung.

    1917: Deklarasi Balfour, yang dikeluarkan oleh menteri luar negeri Inggris, memberikan dukungan resmi Inggris untuk pekerjaan mendirikan tanah air Yahudi di Palestina. Setelah revolusi Rusia dikalahkan, banyak pemuda Yahudi beremigrasi dari Rusia.

    1922: Inggris memberikan mandat kepada organisasi Zionis Dunia untuk mengatur imigrasi dan pemukiman Yahudi di Palestina. Imigrasi dan pemukiman ini didanai oleh orang Yahudi Amerika.

    1939: 'Buku Putih' Inggris memberi orang Arab Palestina kendali de facto atas imigrasi Yahudi.

    1942: Seruan dikeluarkan dari para pemimpin Zionis untuk pembentukan negara Yahudi di seluruh Palestina barat, ketika Perang Dunia 2 berakhir.

    1948 14 Mei: Negara Israel didirikan. Organisasi Zionis Dunia terus mendukung imigrasi Yahudi ke Israel.”

Dilip Hiro, MA, penulis dan jurnalis, dalam Essential Middle East / A Comprehensive Guide edisi 2003, menulis:

"Pada tahun 1862 Moses Hess, seorang Yahudi Jerman, menerbitkan sebuah buku berjudul Roma dan Yerusalem, yang menganjurkan kembalinya orang Yahudi ke Palestina dan pembentukan pusat spiritual di sana untuk Diaspora Yahudi [penyebaran]. Ini adalah Zionisme religius, yang meminta orang Yahudi untuk kembali ke Sion karena alasan agama. Gagasan tersebut diadopsi oleh masyarakat Hovevei Sion (Ibrani: Pecinta Sion) yang muncul di Rusia segera setelah pogrom tahun 1881-1882 setelah pembunuhan Tsar Alexander II. Mereka mengorganisir gelombang imigrasi pertama ke Palestina. Hal ini dipandang sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pusat spiritual peradaban Yahudi oleh para pemikir Yahudi seperti Ahad HaAam (1875-1927), yang menekankan pentingnya mempertahankan budaya kebangsaan Yahudi, termasuk mengembangkan bahasa Ibrani sebagai bahasa modern.

Diserahkan kepada Theodor Herzl (1860-1904), seorang jurnalis Yahudi Austro-Hungaria, untuk memberikan dimensi politik pada konsep Zionisme. Dalam pamfletnya Der Jundenstaat (Jerman: Negara Yahudi) (1896), dia memperdebatkan pendirian tanah air Yahudi — lebih disukai, tetapi tidak harus, di Palestina Utsmaniyah — dan bahwa itu harus dijamin melalui perjanjian internasional. Tahun berikutnya Herzl mengadakan Kongres Zionis pertama di Basle, Swiss. Ini mendirikan Organisasi Zionis-kemudian disebut Organisasi Zionis Dunia (WZO) - yang menyatakan: 'Zionisme berusaha untuk menciptakan bagi orang-orang Yahudi sebuah rumah di Palestina yang dijamin oleh hukum publik.'”

Benyamin Neuberger, PhD, Profesor Ilmu Politik dan Komunikasi di Universitas Terbuka Israel, pada bulan Oktober. 12 Oktober 1999 artikel yang diposting di situs web Kementerian Luar Negeri Israel berjudul" ZIONISME-Latar Belakang " menulis:

"Asal usul istilah 'Zionisme' adalah kata alkitabiah 'Sion', yang sering digunakan sebagai sinonim untuk Yerusalem dan Tanah Israel (Eretz Yisrael). Zionisme adalah ideologi yang mengungkapkan kerinduan orang-orang Yahudi di seluruh dunia akan tanah air bersejarah mereka-Sion, Tanah Israel. Cita-cita untuk kembali ke tanah air mereka pertama kali dipegang oleh orang-orang Yahudi yang diasingkan ke Babel sekitar 2.500 tahun yang lalu-sebuah harapan yang kemudian menjadi kenyataan. ('Di tepi air Babel, di sana kami duduk dan menangis ketika kami mengingat Sion.'Mazmur 137:1). Jadi Zionisme politik, yang bersatu pada abad ke-19, tidak menemukan konsep maupun praktik pengembalian. Sebaliknya, ia mengambil ide kuno dan gerakan aktif yang berkelanjutan, dan menyesuaikannya untuk memenuhi kebutuhan dan semangat zaman. Inti dari gagasan Zionis muncul dalam Deklarasi Kemerdekaan Israel (14 Mei 1948), yang antara lain menyatakan bahwa:

'Tanah Israel adalah tempat kelahiran orang-orang Yahudi. Di sini identitas spiritual, agama, dan politik mereka dibentuk. Di sini mereka pertama kali mencapai status kenegaraan, menciptakan nilai-nilai budaya yang memiliki makna nasional dan universal dan memberikan kepada dunia Buku-buku abadi.

Setelah diasingkan secara paksa dari tanah mereka, orang-orang tetap mempercayainya selama penyebaran mereka dan tidak pernah berhenti berdoa dan berharap untuk kembalinya mereka ke sana dan untuk pemulihan kebebasan politik mereka di dalamnya.’

Selama berabad-abad di Diaspora, orang-orang Yahudi mempertahankan hubungan yang kuat dan unik dengan tanah air bersejarah mereka, dan mewujudkan kerinduan mereka akan Sion melalui ritual dan sastra. Dalam doa, penyembah Yahudi diperintahkan untuk menghadap ke timur, menuju Tanah Israel. Dalam kebaktian pagi, orang-orang Yahudi berkata, ' Bawalah kami dengan damai dari keempat penjuru bumi dan pimpin kami dengan tegak ke tanah kami.'Para penyembah berulang kali melafalkan,' Diberkatilah Engkau, Ya Tuhan, Yang membangun Yerusalem, ' dan ' Diberkatilah Engkau, ya Tuhan, Yang mengembalikan hadirat-Nya ke Sion.'Rahmat setelah makan termasuk berkat yang diakhiri dengan doa untuk pembangunan kembali' Yerusalem, Kota Suci, dengan cepat dan di zaman kita.'Dalam upacara pernikahan, mempelai laki-laki berusaha untuk' mengangkat Yerusalem ke garis depan kegembiraan kita.'Pada saat penyunatan, berikut ini dibacakan dari Mazmur' Jika aku melupakanmu, hai Yerusalem, semoga tangan kananku layu.'Pada Paskah, setiap orang Yahudi menyatakan,' Tahun depan di Yerusalem.'Pada saat berkabung, orang-orang yang berduka dihibur dengan menyebut Tanah Israel:' Berbahagialah Engkau, Ya Tuhan, Penghibur Sion dan Pembangun Yerusalem.'Kerinduan orang-orang Yahudi untuk kembali ke Negerinya juga diungkapkan dalam prosa dan puisi dalam bahasa Ibrani dan bahasa Yahudi lainnya, yang berkembang selama berabad-abad, Yiddish di Eropa Timur dan Ladino di Spanyol.”

 

Apa itu diaspora?


Diaspora Yahudi, juga disebut galut (pengasingan), adalah penyebaran orang Israel/Yahudi ke luar tanah air leluhurnya. Orang Yahudi biasanya menelusuri status mereka sebagai sebuah bangsa hingga Kerajaan Israel-yaitu, tanah yang diperintah oleh  Raja Dawud, dan Raja Sulaiman sekitar tahun 900 SM. 

Catatan sejarah menunjukkan kerajaan-kerajaan Yahudi dalam berbagai bentuk di wilayah Israel saat ini sejak saat itu hingga era pemerintahan Romawi yang dimulai sekitar tahun 60 SM.

Pengasingan orang Yahudi biasanya berasal dari kehancuran Romawi di Bait Suci kedua pada tahun 70 M. Sejak pengasingan, ada kerinduan orang Yahudi untuk kembali ke tanah "yang dijanjikan" seperti yang Tuhan berikan kepada Abraham dan keturunannya dalam Kejadian 15: 18 dan Kejadian 17:8, dan di mana Kuil-Kuil Yahudi menandai pusat kehidupan agama dan politik Yahudi.

Selama pengasingan, sebagian besar doa dan kitab suci Yahudi berfokus pada keinginan orang Yahudi untuk kembali. Misalnya, Mazmur 137: 1, 4-5 sangat terkenal (Anda mungkin mengenali lagu reggae): "Di tepi perairan Babel, di sana kami duduk dan menangis, ketika kami mengingat Sion... Bagaimana kami menyanyikan kidung Tuhan di tanah asing? Jika aku melupakanmu, hai Yerusalem, semoga tangan kananku layu!”

 

Jadi apakah Zionisme adalah hal yang religius?


Jawaban singkat: Tidak juga. Zionisme, seperti yang kita pikirkan saat ini, adalah gerakan nasionalis yang sebagian besar sekuler yang menggunakan simbol-simbol agama Yahudi. Sion pada dasarnya adalah sinonim untuk Yerusalem.

Jawaban panjang: Ada banyak jenis Zionisme dan Zionis yang berbeda. Zionisme bukan hanya satu gerakan. Beberapa di antaranya religius, dan beberapa tidak.

Mari kita uraikan berbagai jenis Zionisme. Penting untuk dicatat bahwa ini tidak saling eksklusif — orang dapat menjadi bagian dari banyak kamp Zionis pada saat yang bersamaan.

 

Berbagai jenis Zionisme

ZIONISME POLITIK

Ini mungkin yang Anda pikirkan ketika memikirkan Zionisme. Ini adalah gerakan yang sebagian besar sekuler yang tumbuh dari nasionalisme Eropa abad ke-19 dan pada dasarnya mengatakan bahwa orang Yahudi sama seperti kelompok nasional lainnya dan-terutama mengingat kegigihan anti-Semitisme (Yaitu kebencian orang-orang eropa terutama kristen kepada orang yahudi) -pantas dan membutuhkan negara mereka sendiri.

ZIONISME BUDAYA

Sebuah gerakan yang terkait dengan penulis Ahad Ha'am (bahasa Ibrani untuk "salah satu orang") dan Eliezer Ben-Yehuda, tokoh terpenting di balik kebangkitan bahasa Ibrani modern, Zionis budaya ingin memastikan bahwa negara Yahudi bukan hanya sebuah negara. yang kebetulan dihuni oleh orang Yahudi, tetapi satu dengan budaya Yahudi yang dinamis.

ZIONISME BURUH

Ini adalah gerakan di balik pendirian kibbutzim, pertanian kolektivis yang berperan penting dalam sejarah awal Israel. Zionisme Buruh menekankan kekuatan transformatif tanah dan membentuk para pemimpin awal negara Yahudi. David Ben Gurion, Perdana menteri pertama Israel, adalah seorang Zionis Buruh.

ZIONISME REVISIONIS

Ini adalah gerakan sempalan militan yang dipimpin oleh Ze'ev Jabotinsky yang memisahkan diri dari gerakan Zionisme yang lebih besar pada tahun 1920-an dan ingin mencapai negara Yahudi dengan lebih cepat dan agresif daripada Zionis Buruh.

ZIONISME RELIGIUS

Zionis religius percaya bahwa pembentukan negara Israel adalah bagian dari rencana ilahi untuk penebusan. Tidak seperti beberapa orang Yahudi religius, yang berpikir bahwa memulihkan kedaulatan Yahudi di Israel harus menunggu sampai kedatangan mesias, kaum Zionis religius menganggap permukiman di Israel dan dinas militer sebagai tindakan suci.

ZIONISME KRISTEN

Ini pada dasarnya seperti apa bunyinya. Orang Kristen yang mendukung kedaulatan Yahudi di Israel melakukannya terutama karena mereka percaya kembalinya orang Yahudi ke tanah suci adalah awal dari kedatangan Yesus yang kedua kali, dan karena mereka menganggap serius ayat Alkitab, "Siapa pun yang memberkati Israel akan diberkati, Dan siapa pun yang mengutuk Israel akan dikutuk."(Bilangan 24: 9)

Pada akhirnya berbagai jenis Zionisme ini saling bertumpang tindih dan saling terkait membentuk ideologi zionisme negara Israel saat ini.

Terutama Zionisme Politik, Religius dan Revivalis ini, dapat kita lihat membentuk tindakan-tindakan dan kebijakan negara yang mengarah kepada Apartheid dan Kolonialis.

NB:

Semua hal yang kita jelaskan diatas adalah zionisme sebagai sebuah sejarah gerakan ideologi yang jelas tercatat dan terlihat.

Akan tetapi, kita bisa melihat lebih jauh dan lebih dalam lagi terhadap hal-hal yang tidak terlihat. 

Kita bisa melihat jauh lebih dalam melalui Ekonomi Dunia. Kita bisa menelusuri aliran uang di dunia ini, kemana aliran uang ini bermuara.

Dari sini kita bisa melihat zionisme hanyalah alat untuk kepentingan kelompok tertentu. 

Banyak kejadian politik di dunia ini di era modern paska revolusi prancis, yang pada akhirnya memberi keuntungan yang begitu luar biasa secara ekonomi pada satu kelompok itu (yaitu Klan Rothschild)


Sahih al-Bukhari 4581: Melihat Allah Pada Hari Kiamat

Diriwayatkan oleh Abu Sa'id Al-Khudri:

Selama hidup Nabi (ﷺ) beberapa orang berkata,: Ya Rasulullah (ﷺ Apakah kita akan melihat Tuhan kita pada Hari Kiamat? Nabi (SAW) bersabda, " Ya, apakah kamu kesulitan melihat matahari pada tengah hari saat cerah dan tidak ada awan di langit?"Mereka menjawab," Tidak. Dia berkata, "Apakah Anda mengalami kesulitan melihat bulan pada malam bulan purnama saat cerah dan tidak ada awan di langit?"Mereka menjawab," Tidak. Nabi (SAW) bersabda, "(Demikian pula) kamu tidak akan kesulitan melihat Allah pada Hari Kiamat karena kamu tidak akan kesulitan melihat salah satu dari mereka.

Pada Hari Kiamat, seorang penyeru akan mengumumkan, "Biarlah setiap bangsa mengikuti apa yang biasa mereka sembah."Kemudian tidak seorang pun dari mereka yang menyembah selain Allah seperti berhala dan ilah-ilah lain selain Dia akan jatuh ke dalam Neraka( Api), sampai tidak ada yang tersisa kecuali mereka yang menyembah Allah, baik mereka yang taat (baik).) dan mereka yang durhaka (jahat) dan golongan ahli Kitab yang tersisa. Kemudian orang-orang Yahudi akan dipanggil dan akan dikatakan kepada mereka, 'Siapa yang biasa kamu sembah? Mereka akan berkata, ' Dulu kami menyembah Ezra, putra Allah. Akan dikatakan kepada mereka, ' Kamu adalah pendusta, karena Allah tidak pernah mengambil seorang pun sebagai istri atau anak. Apa yang kamu inginkan sekarang? Mereka akan berkata, ' Ya Tuhan kami! Kami haus, jadi beri kami minum.'Mereka akan diarahkan dan disapa seperti ini,' Maukah kamu minum?', kemudian mereka akan dihimpun ke Neraka (Api) yang akan tampak seperti fatamorgana yang sisi-sisinya berbeda-beda akan saling menghancurkan. Kemudian mereka akan jatuh ke dalam Api. Setelah itu orang-orang Kristen akan dipanggil dan akan dikatakan kepada mereka, 'Siapa yang biasa kamu sembah? Mereka akan berkata, ' Kami dulu menyembah Yesus, anak Allah.'Akan dikatakan kepada mereka,' Kamu pembohong, karena Allah tidak pernah mengambil seorang pun sebagai istri atau anak laki-laki, 'Kemudian akan dikatakan kepada mereka,' Apa yang kamu inginkan? Mereka akan mengatakan apa yang dikatakan oleh orang-orang terdahulu. Kemudian, ketika tidak ada yang tersisa (dalam pertemuan itu) kecuali orang-orang yang dulu menyembah Allah (Saja, Tuhan Semesta Alam), apakah mereka taat atau tidak.

Kemudian (Allah) Tuhan semesta alam akan datang kepada mereka dalam bentuk yang paling mendekati gambaran yang ada dalam pikiran mereka tentang Dia. Akan dikatakan ,' Apa yang kamu tunggu? Tiap-tiap umat telah mengikuti apa yang selalu mereka sembah.'Mereka akan menjawab,' Kami meninggalkan orang-orang di dunia ketika kami sangat membutuhkan mereka dan kami tidak menganggap mereka sebagai teman. Sekarang kami menunggu Tuhan kami yang biasa kami sembah.'Allah akan berfirman,' Akulah Tuhanmu.'Mereka akan berkata dua atau tiga kali,' Kami tidak menyembah apa pun selain Allah.' "


Indeks: Sahih al-Bukhari 4581
Referensi dalam buku: Buku 65, Hadits 103


Hadits Shahih Muslim 2937 - Munculnya Dajjal, Turunnya Nabi Isa (Yesus) dan Keluarnya Yakjuj Makjuj

Hadits Shahih Muslim 2937 - Munculnya Dajjal, Turunnya Nabi Isa (Yesus) dan Keluarnya Yakjuj Makjuj

Dari An-Nawwas b. Sam'an bahwa Rasulullah (SAW) menyebutkan Dajjal pada suatu hari di pagi hari. Dia (ﷺ) kadang-kadang menggambarkannya sebagai orang yang tidak berarti dan kadang-kadang menggambarkan (kekacauannya) sangat signifikan (dan kami merasa) seolah-olah dia berada di gugusan pohon kurma. Ketika kami mendatanginya (kepada Nabi) di malam hari dan dia membacakan (tanda-tanda ketakutan) di wajah kami, dia Nabiﷺ bertanya:
Ada apa denganmu? Kami berkata: Rasulullah, Anda menyebut Dajjal di pagi hari (kadang-kadang menggambarkannya) sebagai sesuatu yang tidak penting dan kadang-kadang sangat penting, sampai kami mulai berpikir seolah-olah dia hadir di beberapa (dekat) bagian dari gugusan pohon kurma. 

Setelah itu beliau (ﷺ) menjawab: Aku menyimpan rasa takut terhadapmu dalam banyak hal lain selain Dajjal. Jika dia keluar saat aku berada di antara kamu, aku akan menghadapinya untuk kamu, tetapi jika dia keluar saat aku tidak berada di antara kamu, seseorang harus menghadapinya untuk dirinya sendiri dan Allah akan menjaga setiap Muslim atas namaku. (dan melindunginya dari kejahatannya). 

Dia (Dajjal) akan menjadi seorang pemuda dengan rambut bengkok, mengerut, dan mata yang buta. Saya membandingkannya dengan 'Abd-ul -' Uzza b. Qatan. Barangsiapa di antara kamu yang masih hidup untuk melihatnya, hendaklah membacakan kepadanya ayat-ayat pembuka Surah Kahfi (xviii). 

Dia akan muncul di jalan antara Syam dan Irak dan akan menyebarkan kerusakan ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah! ikutilah (jalan Kebenaran). 

Kami berkata: Rasulullah, berapa lama dia akan tinggal di bumi? Dia (ﷺ) menjawab: Selama empat puluh hari, satu hari seperti satu tahun dan satu hari seperti satu bulan dan satu hari seperti satu minggu dan hari-hari lainnya akan seperti hari-harimu. 

Kami berkata: Rasulullah, apakah shalat satu hari cukup untuk shalat satu hari sama dengan satu tahun? Setelah itu dia (ﷺ) menjawab: Tidak, tetapi Anda harus membuat perkiraan waktu (dan kemudian menjalankan sholat). 

Kami berkata: Rasulullah, seberapa cepat dia akan berjalan di atas bumi? Kemudian dia menjawab: Seperti awan yang ditiup angin. Dia akan datang kepada orang-orang dan mengundang mereka (ke agama yang salah) dan mereka akan menegaskan iman mereka kepada-Nya dan menanggapi-Nya.

Dia kemudian akan memberi perintah ke langit dan akan ada hujan di bumi dan akan bercocok tanam. Kemudian pada sore hari, hewan penggembala mereka akan mendatangi mereka dengan punuk yang sangat tinggi dan ambing mereka penuh dengan susu dan panggul mereka terentang. Dia kemudian akan datang ke orang lain dan mengundang mereka. 

Tetapi mereka akan menolaknya dan dia akan pergi dari mereka dan akan terjadi kekeringan bagi mereka dan tidak ada yang tersisa dari mereka dalam bentuk kekayaan. 

Dia kemudian akan berjalan melewati tanah kosong dan berkata kepadanya: Keluarkan hartamu, dan harta itu akan keluar dan terkumpul (sendiri) di hadapannya seperti segerombolan lebah. 

Dia kemudian akan memanggil seseorang yang penuh dengan pemuda dan menyerangnya dengan pedang dan memotongnya menjadi dua bagian dan (membuat potongan-potongan ini terletak pada jarak yang umumnya) antara pemanah dan sasarannya. 

Dia kemudian akan memanggil (pemuda itu) dan dia akan tertawa terbahak-bahak dengan wajahnya berkilauan (dengan kebahagiaan) dan pada saat inilah Allah akan mengutus Yesus, putra Maryam, dan dia akan turun ke menara putih di sisi timur Damaskus mengenakan dua pakaian yang diwarnai dengan safron dan meletakkan tangannya di atas sayap dua Malaikat. 

Ketika dia menundukkan kepalanya, akan jatuh butiran-butiran keringat dari kepalanya, dan ketika dia mengangkatnya, butiran-butiran seperti mutiara akan berhamburan darinya. Setiap orang yang tidak percaya yang akan mencium bau dirinya sendiri akan mati dan napasnya akan mencapai sejauh yang dia bisa lihat. 

Dia kemudian akan mencarinya (Dajjal) sampai dia menangkapnya di gerbang Ludd dan akan membunuhnya. 

Kemudian suatu umat yang telah dilindungi Allah akan datang kepada Yesus, putra Maryam, dan dia akan menyeka wajah mereka dan akan memberi tahu mereka tentang barisan mereka di Surga dan dalam kondisi seperti itulah Allah akan mengungkapkan kepada Yesus kata-kata ini: Aku telah melahirkan dari antara hamba-hamba-Ku orang-orang seperti itu yang tidak dapat dilawan oleh siapa pun; Anda membawa orang-orang ini dengan selamat ke Tur. 

Dan kemudian Allah akan mengirimkan Yakjuj Makjuj dan mereka akan turun dari setiap lereng. Yang pertama akan melewati danau Tiberias dan meminumnya. Dan ketika yang terakhir dari mereka lewat, dia akan berkata: Pernah ada air di sana. Yesus dan rekan-rekannya kemudian akan dikepung di sini (di Tur, dan mereka akan sangat tertekan) sehingga kepala lembu akan lebih berharga bagi mereka daripada seratus dinar dan, dan rekan-rekannya akan memohon kepada Allah, Yang akan mengirimkan kepada mereka serangga (yang akan menyerang leher mereka) dan di pagi hari mereka akan binasa seperti satu orang. Nabi Isa (Yesus), dan para sahabatnya kemudian akan turun ke bumi dan mereka tidak akan menemukan di bumi ruang seluas satu bentang yang tidak dipenuhi dengan pembusukan dan bau busuk. 

Nabi Isa, dan para sahabatnya kemudian akan memohon lagi kepada Allah, Yang akan mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta Baktria dan mereka akan membawanya dan melemparkannya ke tempat yang dikehendaki Allah. 

Kemudian Allah akan menurunkan hujan yang tidak dapat dihalangi oleh rumah dari tanah liat atau (tenda) bulu unta dan akan menghanyutkan bumi sampai tampak seperti cermin. Kemudian bumi akan diberitahu untuk menghasilkan buahnya dan memulihkan berkatnya dan, sebagai hasilnya, akan tumbuh buah delima (yang sangat besar) sehingga sekelompok orang dapat memakannya, dan mencari perlindungan di bawah kulitnya. dan sapi perah akan memberikan begitu banyak susu sehingga seluruh kelompok dapat meminumnya. Dan unta perah akan memberikan susu (dalam jumlah besar) sehingga seluruh suku dapat meminumnya dan domba perah akan memberikan susu yang sangat banyak sehingga seluruh keluarga dapat meminumnya dan pada saat itu Allah akan mengirimkan angin yang menyenangkan. yang akan menenangkan (orang) bahkan di bawah ketiak mereka, dan akan merenggut nyawa setiap Muslim dan hanya orang fasik yang akan selamat yang akan berzina seperti keledai dan Saat Terakhir akan datang kepada mereka.


 


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik